Penulis: Ahmad Gunawan Herdipriansyah
Program Studi: Informatika
Institusi: Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi
Pendahuluan
Dalam pengembangan sistem informasi berbasis web, aspek usability menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan suatu sistem. Usability berkaitan dengan kemudahan pengguna dalam memahami, mengoperasikan, serta berinteraksi dengan sistem.
Website sebagai media layanan digital harus mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal agar informasi dapat tersampaikan secara efektif.
Konsep Usability dalam Sistem Informasi
Usability merupakan bagian dari Human-Computer Interaction (HCI) yang berfokus pada kualitas interaksi antara pengguna dan sistem. Beberapa aspek utama usability meliputi:
- Learnability (kemudahan dipelajari)
- Efficiency (efisiensi penggunaan)
- Memorability (kemudahan diingat)
- Errors (tingkat kesalahan)
- Satisfaction (kepuasan pengguna)
Evaluasi usability penting untuk mengidentifikasi kelemahan sistem serta meningkatkan kualitas layanan.
Metode System Usability Scale (SUS)
System Usability Scale (SUS) merupakan metode evaluasi usability yang banyak digunakan karena kesederhanaannya. Metode ini menggunakan 10 item pertanyaan dengan skala Likert.
Perhitungan skor SUS menghasilkan nilai antara 0 hingga 100, yang kemudian diinterpretasikan untuk menentukan tingkat usability suatu sistem.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Identifikasi objek penelitian (website YBM PLN SMI)
- Penyusunan instrumen SUS
- Pengumpulan data dari responden
- Perhitungan skor SUS
- Analisis hasil
Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh skor SUS diatas rata-rata yang menunjukkan bahwa tingkat usability website berada pada kategori baik.
Hasil ini menunjukkan bahwa:
- Sistem telah memenuhi aspek usability dasar
- Pengguna dapat mengakses informasi dengan relatif mudah
- Masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan
Rekomendasi Pengembangan
Berdasarkan hasil evaluasi, beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan antara lain:
- Optimalisasi struktur navigasi
- Konsistensi desain antarmuka
- Peningkatan performa sistem
Referensi Penelitian
Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan dapat diakses melalui tautan berikut:
👉 https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/INF/article/view/26341
Kesimpulan
Evaluasi usability menggunakan metode SUS memberikan gambaran yang jelas mengenai kualitas pengalaman pengguna terhadap sistem. Dengan melakukan evaluasi secara berkala, pengembang dapat meningkatkan kualitas sistem secara berkelanjutan.